- Mustahik zakat fithrah sama dengan mustahik zakat harta, karena itu sah penyerahan zakat fithrah kepada Amil zakat untuk dibagikan kepada mustahik lainnya.
- Penyerahan zakat fithrah dari muzakki kepada Amil harus dilakukan sebelum dilaksanakan sholat ‘Ied dan Amil menbagikannya dengan mengutamakan golongan fakir-miskin agar mereka bisa mempergunakan di malam dan di hari raya (jangan sampai mereka berkeliaran minta-minta di hari raya).
- Bilamana golongan fakir-miskin sudah terpenuhi, maka hasil zakatt fithrah yang masih ada disalurkan oleh Amil zakat kepada mustahik lainnya sesuai menurut waktu kebutuhan dan kemashlahatan mereka.
Kesimpulan 3 (tiga) poin di atas tersebut hasil Bahsul Masaail Majelis Ulama Indonesia Daerah Tk. I Kalimantan Timur setelah memperhatikan nash-nash yang berbunyi antara lain:
إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلۡفُقَرَآءِ وَٱلۡمَسَٰكِينِ وَٱلۡعَٰمِلِينَ عَلَيۡهَا وَٱلۡمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمۡ وَفِي ٱلرِّقَابِ وَٱلۡغَٰرِمِينَ وَفِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِيلِۖ فَرِيضَةٗ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٞ
Artinya: Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk memerdekakan budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksanan. (QS. At-Taubah Ayat 60).
فرض رسول الله صلى الله عليه و سلم زكاة الفطر طهرة للصائم من اللغو والرفث وطعمة للمسكين فمن اداها قبل الصلاة فهى زكاة مقبولة ومن اداها بعد الصلاة فهى صدقة من الصدقت
Artinya: Rasulullah SAW mewajibkan zakat fithrah untuk membersihkan orang yang puasa dari perbuatan yang sia-sia dan perkataan kotor, dan untuk memberi makan orang miskin. Barangsiapa menunaikannyab sesudah sholat ‘ied maka ia sedekah dari beberapa sedekah.(H.S.R. Abu Daud, Ibnu Majah, Al Hakim dan Bukhari, Muslim dari Ibnu Abas).
اغنوهم عن الطواف فى هذا اليوم
Artinya: Kayakan mereka (fakir-miskin) pada hari ini dari berkeliling rumah ke rumah minta-minta. (H.R. Addaruquthni bagi Ibnu Adi dengan sanad yang lemah).
اتفق الفقهاء على ان مصرف الفطر هو مصارف الزكاة المفروضة لان صدقة الفطر زكاة فكان مصرفها مصرف سائر الزكاة ولانها صدقة فتدخل فى عموم قوله تعالى ” انما الصدقت …………. ”
Artinya: Telah mufakat para ulama fiqih bahwa mustahik zakat fithrah ialah mustahik zakat wajib karena zakat fithrah adalah zakat karena itu mustahiknya sama dengan semua mustahik zakat dan karena sesungguhnya masuk dalam pengertian umum mustahik zakat seperti tersebut dalam firman Allah dalam Alquran Surat Attaubah Ayat 60. (AlFiqhul Islamy wa Adillatuh II/912-913).
( مسئلة ) المشهور فى مذهبنا انه يجب صرف الفطرة الى الاصناف الذين تصرف اليهم الزكاة المال وجوزها مالك وابوحنيفة واحمد وابن المنذر الى واحد فقط فقالوا ويجوز صرف فطرة جماعة الى مسكين واحد
Artinya: (Masalah). Masyhur dalam madzhab kita (Syafi’i) bahwa wajib menyerahkan zakat fithrah kepada golongan-golongan yang delapan mustahik zakat harta, dan membolehkannya Imam Malik, Abu Hanifah, Ahmad dan Ibnu Mundzir menyerahkan zakat fithrah kepada seseorang mustahik saja. Kemudian mereka mengatakan dan boleh fithrah orang banyak diserahkan untuk satu orang miskin. (Kitab Al Majmu’ VI/144).
واجاز الفقهاء دفع ماع واحد لمساكن يقتسمونه، اما صدقة الواحد صدقة الجماعة فان الشافعى اوجب تفرقة الصدقة على ستة اصناف
Artinya: Para Ulama Fiqih membolehkan penyerahan satu gantang fithrah untuk beberapa orang miskin yang mereka bagi-bagikan. Adapun fithrah satu orang ialah sama fithrah orang banyak, karena itu Imam Syafi’I mewajibkan membagikannya kepada enam golongan mustahik zakat. (Al Fiqhul Islamy Wa Adillatuh II/912-913).
ومصرف زكاة الفطر هو مرض زكاة العامة الذى ورد فى اية ( انما الصدقت………….)
Artinya: Mustahik zakat fithrah ialah mustahik zakat umumnya yang telah diwaradkan dalam ayat Alquran (Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk……………….hingga akhir ayat). (Kitab Al Fiqhu ‘Ala Mmadzahibil Arbaah I/627).
