1. Amil zakat termasuk ashnaf delapan yang mustahik zakat seperti tersebut ketentuannya dalam Alquran.
  2. Amil zakat yang dimaksud ialah Amil zakat yang pembentukannya oleh Imam (Kepala Negara atau Pejabat yang berwenang) atau di sahkan pembentukannya oleh Imam.
  3. Amil zakat yang pembentukannya tidak sesuai dengan nomor (2) tersebut diusulkan supaya disahkan oleh Imam (Kepala Negara/Pemerintah) agar sesuai dengan ketentuan hukum Islam.

 

Kesimpulan 3 point di atas tersebut adalah keputusan Bahsul Masaail Majelis Ulama Indonesia Daerah Tingkat I Kalimantan Timur setelah memperhatikan beberapa nash yang antara lain berbunyi:

إِنَّمَا ٱلصَّدَقَٰتُ لِلۡفُقَرَآءِ وَٱلۡمَسَٰكِينِ وَٱلۡعَٰمِلِينَ عَلَيۡهَا وَٱلۡمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمۡ وَفِي ٱلرِّقَابِ وَٱلۡغَٰرِمِينَ وَفِي سَبِيلِ ٱللَّهِ وَٱبۡنِ ٱلسَّبِيلِۖ فَرِيضَةٗ مِّنَ ٱللَّهِۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٞ

Artinya: Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah. Dan Allah Maha Mangetahui lagi Maha Bijaksana. (QS. At-Taubah ayat 60).

عن ابى حميد الساعدى قال : استعمل رسول الله صلى الله عليه و سلم رجلا من الاسد على صدقات بنى سليم

Artinya: Dari Abi Humaid Assa’idy berkata: Rasulullah telah menugaskan seorang lelaki bekerja mengurus zakat-zakat Bani Sulaim. (H.S.R. Bukhari – Kitab Tafsir Ibnu Katsir VII/VIII-177).

فالوجه تنفيذ قضاء كل من ولاه ساطان ذو شوكة وان كان جاهلا او فاسقا لئلا تتعطل مصالح المسلمين قال الامام الرافعى وهذا احسن

Artinya: Maka berdasarkan arahan ini melaksanakan putusan setiap orang yang diangkat oleh sultan yang mempunyai kekuatan/ wewenang (adalah sah) meskipun orang yang diangkat itu jahil atau fasik karena tidak terlepas untuk mencapai kemaslahatan kaum muslimin. Imam Rafi’I berkata: Dan inilah yang lebih baik. (Kitab Kifayatul Akhyaar II/5).

قوله العامل من استعمله الامام الخ

Artinya: (Perkataan matan kitab) Amil ialah orang yang telah diangkat oleh Imam mengurus zakat. (Kitab Bajuri I/283).

 

والعامل كساع وهو يبعثه الامام لأخذ الزكاة

Artinya: Dan Amil seperti pengurus zakat yaitu orang yang diutus oleh Imam untuk memungut zakat. (Kitab I’anatuththalibin II/190).

 

(والعاملين عليها) اى الذين يوليهم الامام او نائبه العمل

Artinya: Amil zakat yaitu mereka yang dutauliahi oleh Imam atau wakilnya untuk bekerja mengurus zakat. (Tafsir Al Manar X/493).

 

Hampir semua Kitab Tafsir dan Fiqih memberikan definisi Amil Zakat seperti tersebut diatas baik dengan kata:

استعمله الامام، يبعثه الامام، يوليه الامام

(Diangkat mengurus, diutus mengurus dan ditauliahi mengurus oleh Imam).

 

Imamyang dimaksud disini ialah Kepala Negara (Pemerintah). Kepala Negara RI adalah Waliul amri adhdharury bisysyaukah mempunyai kekuatan/wewenang berdasarkan Keputusan Musyawarah Nasional Ulama di Cipanas tanggal 3-7 Maret 1953. Karena itu Pemerintah RI mempunyai hak syar’I membentuk Amil di semua tingkatan Pemerintahan.

 

Bahsulmasaail hari Rabu tgl. 3 April 1996 M/ 14 Dzulqaidah 1416 H

 

 

Samarinda tgl. 10 Rabiul Awwal 1417 H

26 Juli 1996 M

 

MAJELIS ULAMA INDONESIA

DAERAH TK. I KALIMANTAN TIMUR

 

Ketua Umum                                                  Ketua Komisi Fatwa

 

K.H. SABRANITY    K.H. SAAD IJAN SALEH, BA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *